Kamis, 26 November 2009

Begining 26 Nopember 2009

Malam makin larut. Sepi. Mamah dah tidur saat aku tiba di rumah. Juga Dafa. Kupandangi dua hatiku tertidur dengan lelapnya. Anak itu sudah besar. Ah...aku menghela nafas panjang. Terbayang dalam ingatan 4 tahun silam. Saat dia lahir ke dunia ini, memulai hari - harinya menemani kami.

27 Nopember 2009 nanti dia akan memasuki usianya yang ke 4. Masih memandang tubuhnya yang sudah terlihat bertambah tinggi, kembali aku menarik nafas. Kali ini lebih panjang dari sebelumnya. Berbagai khayal dan impianku untuknya. Diselingi dengan doa yang terpanjatkan dalam hati dan dengan lirih terucapkan. Ya Allah ya Rob ku....jadikan dia anak sholeh yang membanggakan kami.
Seekor nyamuk hinggap di lengan kecilnya. Bergegas aku bangkit untuk menghalaunya. Betapa besar anugerah yang sudah Dia berikan kepada kami. Begitu aku dan isteriku menyayanginya, melebihi kecintaan kami pada diri kami.
Tiba - tiba aku tersentak. Ingatanku melayang jauh ke kampung halaman. Ibuku, ayahku. Tidak dapat aku kira betapa besar sayang mereka yang telah merawatku selama dalam asuhan. Mama mengajari aku untuk bisa hidup rukun dengan saudara - saudaraku. Bapak memberikan keteladanan dalam masa hidupnya yang tidak berubah hingga akhir hidupnya, meninggal karena sakit, setelah dirawat selama 3 hari di rumah sakit." Saling menyayangi dalam kesederhanaan hidup ".
Terima kasih ya Allah, Engkau memberikan aku anugerah hadir di dunia ini dengan orangtua yang menyayangiku.
Malam bertambah larut. Diiring langit tanpa bintang Oscar Band yang kuputar dari jetaudio semakin melambungkan ingatanku saat masa - masa bahagia dengan dua orangtuaku. I miss u mom, dad. I so so so miss u...I love you all..I love bought of u really.
Akupun kembali bersyukur memiliki pendamping hidup yang juga begitu menyayangi kedua orangtuaku. Thanks my dear. I love you too. Thinks time to sleep. So tired I felt. Penuh harapan esok akan datang kebahagiaan dari Sang Pencipta. Alhamdulillahirobil'alamin....

1 komentar:

  1. wah...
    saya jadi ikutan ingat ibu dan alm. ayah.
    anak2 memang bisa mengingatkan kita bagaimana jerih payah ortu dulu :)
    maaf baru bisa main pak :D
    salam....

    BalasHapus

Ada kesalahan di dalam gadget ini