Rabu, 08 April 2009

Olah raga


Hari minggu yang cerah.

Ada rencana ke Golf Cikarang, tapi langsung batal saat tiba di lokasi. Terlihat antrean panjang di pintu masuk. Balik arah lagi, langsung ke garden seberang Tropikana.

Tampak beberapa petugas security bersiap-siap apel pagi. Setelah parkir motor kesayangan, segera bergegas memasuki area. Ah...lebih segar disini. Tidak banyak hiruk pikuk segala macam polusi. Lebih cocok untuk penyegaran tubuh, dibanding padang Golf Jababeka.

Jika dilihat pada saat malam hari, tempat itu begitu menyeramkan. Tapi pada saat libur pagi hari, begitu crowditnya. Bermacam tujuan ada disana. Ngga lagi simpel.

Selasa, 07 April 2009

Pulang malam


Pulang malam lagi untuk yang kesekian kalinya.
Banyak dialami pekerja, utamanya untuk mereka yang harus mengikuti peraturan perusahaan. Sedih bila dibayangkan, apalagi bila perjalanan diiringi oleh hujan.

Sesaat setelah belok memasuki gerbang President University, terlihat kerumunan warga yang menggelar doa bersama untuk Pemilu 2009, dilanjutkan dengan pemutaran film tancep alias layar tancep.

Sempet ambil sebuah gambar. Tapi sayang, amatir. Ngga jelas tampak di monitor ukuran 8.9. Perlu bantuan isteri buat edit. Dia ahlinya soal itu.

Ngga perlu lama-lama. Isteri dan anak menunggu di rumah.

Senin, 06 April 2009

Perjuangan

Wah...
Seperti diawal awal yang lain, pertama kali biasakan minta maaf.
Kenapa ya, terkadang sulit menyelaraskan plain/schedule dengan actual.
Padahal plainingnya ngga terlalu njelimet kaya schedule maha njelimetnya di tempat kerja,yang biasanya mulai dari draft, revisi dan revisi.
Saking njelimetnya, untuk memudahkan kita copas dari yang lama, tinggal ganti datenya doang.

Atau kita kurang konsen dan konsisten. Terbiasa menunda nunda. Termasuk budaya jam karetnya sebagian ( besar ) Indonesia. Kita bisa contoh disiplinnya Jepang, tapi bukan budaya harakirinya, yang katanya terus meningkat sejalan krisis gombalisasi.
Ada yang bilang itulah benar ( bukan salah ) satu dari sekian banyak kebenaran tentang perjuangan.

Hidup adalah perjuangan( Narsis ). Kapan akan berakhir?
Hanya Allah yang Mahatahu, kita mohon perlindunganNya.